Selasa, 06 Juli 2021

Ini Informasi Lengkap tentang Obat Ibuprofen dari SehatQ

Jenis pereda nyeri yang beredar di pasaran sangat beragam. Salah satunya adalah ibuprofen yang sudah sangat sering digunakan di kalangan masyarakat. Sebelum mengonsumsi tablet ini maka penting sekali untuk memahami informasi detail mulai dari kandungan, aturan dosis, hingga efek samping yang ditimbulkan. Berikut akan dibahas lebih lengkap mengenai produk pereda nyeri ini.

Ini Informasi Lengkap tentang Obat Ibuprofen dari SehatQ

Cara Kerja

Mari bahas dulu mengenai cara kerja pereda nyeri satu ini. Produk ini akan membantu menghalangi proses produksi prostaglandin dalam tubuh. Prostaglandin itu sendiri merupakan senyawa yang bisa memicu terjadinya inflamasi dan menyebabkan munculnya rasa sakit. Jika produksi prostaglandin dicegah maka rasa nyeri yang muncul bisa berkurang.

Tak hanya berfungsi sebagai pereda nyeri, produk ini juga biasa dikonsumsi untuk menurunkan demam. Namun, jika ada parasetamol maka lebih disarankan untuk memilih parasetamol. Hanya saja pada kondisi-kondisi tertentu produk obat ini dapat diberikan untuk meredakan nyeri sekaligus menurunkan suhu tubuh saat demam.

Kategori dan Bentuk

Produk ini termasuk ke dalam kelompok pereda nyeri bebas dan resep. Artinya, produk ini dapat dibeli secara bebas namun dalam situasi tertentu juga bisa dibeli dengan menggunakan resep dokter. Produk ini juga termasuk ke dalam kelompok NSAID atau antiinflamasi non-steroid.

Bentuk pereda nyeri ini sangat beragam. Anda bisa menemukannya dalam bentuk kapsul, sirup, tablet, maupun injeksi. Pereda nyeri ini juga disebutkan aman untuk dikonsumsi oleh orang dewasa maupun anak-anak. Asalkan konsumsinya sesuai dengan aturan dosis.

Aturan Konsumsi

Setiap jenis pereda nyeri tidak boleh dikonsumsi asal-asalan. Ada aturan konsumsi atau dosis yang harus diikuti. Berikut adalah aturan dosis konsumsi ibuprofen yang perlu diperhatikan dan dipatuhi:

         Pada orang dewasa untuk mengatasi nyeri, inflamasi, dan demam dosisnya 200-800 mg sebanyak 3-4 kali sehari dengan dosis maksimal per hari 3,2 g.

         Pada anak-anak usia 6 bulan ke atas untuk mengatasi nyeri dan demam dosisnya 4-10 mg/kgBB setiap 6-8 jam sekali dengan dosis maksimal per hari 40 mg/kgBB.

Konsumsi pereda nyeri ini harus selalu mengikuti petunjuk kemasan dan aturan dari dokter. Untuk menurunkan risiko terjadinya penyakit maag, maka konsumsi pereda nyeri disarankan dilakukan sesudah makan. Kemudian, Anda juga tidak disarankan untuk berbaring selama 10 menit setelah konsumsi obat.

Khusus untuk jenis produk dalam bentuk injeksi atau suntikan, pemberian harus dilakukan oleh tenaga kesehatan. Injeksi diberikan lewat pembuluh darah yang ada di bagian lengan. Setelah mendapatkan suntikan, sangat disarankan untuk meminum banyak air putih agar menurunkan risiko gangguan fungsi ginjal.

Efek Samping

Sama seperti produk pereda nyeri lainnya, akan selalu ada efek samping yang ditimbulkan. Hanya saja memang efek samping yang terjadi bisa bervariasi pada individu berbeda. Berikut beberapa kondisi yang mungkin muncul sebagai efek samping:

         Mual

         Muntah

         Demam

         Maag

         Perut kembung

         Nyeri kepala

         Gangguan pencernaan

Jika terjadi efek samping yang dirasa terlalu berat dan mempengaruhi kondisi tubuh hingga sulit beraktivitas, segera konsultasikan pada dokter. Mintalah bantuan dokter untuk mengatasi efek samping yang muncul. Jika terjadi reaksi alergi maka minta dokter untuk meresepkan jenis pereda nyeri yang lain.


Itulah pembahasan singkat mengenai produk pereda nyeri ini. Obat ini bisa didapatkan dengan mudah salah satunya melalui layanan kesehatan online SehatQ. Anda juga bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter lewat fasilitas telemedicine yang disediakan oleh layanan aplikasi ini. Pastikan untuk mengonsumsi produk ini dengan hati-hati sesuai aturan dan anjuran dokter.